Search

Total Tayangan Halaman

Kamis, 05 Juli 2012

KEWIRAUSAHAAN : Bab 1 Menjadi Wirausaha

Tujuan Pembelajaran

•Menjelaskan arti kewirausahaan
•Menjelaskan karakter seorang wirausaha
•Menjelaskan tipe-tipe wirausaha
•Menumbuhkan keinginan untuk berwirausaha
 
Pendahuluan

•UMKM adalah andalan Indonesia ketika mengalami krisis 1998
•Meski dikelola dengan sederhana, pada saat itu mereka telah mengambil peran besar

Ekonomi UMKM menjadi tumpuan dan menjadi pilihan penting bagi para sarjana untuk hidup lebih sejahtera, mandiri dan menolong banyak orang mengatasi pengangguran


Karakteristik Usaha Mikro & Kecil 
Positif
1.Tahan banting
2.Flexibel
3.Mandiri
4.Efisien (dikerjakan seluruh anggota keluarga)
5.Self (or family) financing
 

Negatif
1.Informal
2.Skala ekonomi rendah
3.TIdak ada standar dan SOP
4.Belum menerapkan prinsip-prinsip manajemen
5.Tidak disiapkan untuk menjadi besar atau tumbuh
6.Pengembangan terbatas
 
Jumlah Penduduk Indonesia

•2008  228 Juta
•2009  231 Juta
•2010  234 Juta
•2011  247 Juta 
Terus Bertambah !!!
 
Jumlah Angkatan Kerja

•2008  111,48 Juta
•2009  113,74 Juta 
Dalam Setahun ini saja
Bertambah 2,26 Juta

Yang Bekerja & Menganggur
8,14% atau 9,26 Juta Penganggur

Lulusan Diploma & Universitas Yang Menganggur
Tahun 2009: 1.198.000 Sarjana menganggur
 
Jumlah Usaha di Indonesia
Siapa Penyerap Tenaga Kerja Terbanyak

Usaha Mikro Menyerap 89,3% Tenaga Kerja Indonesia

Bagaimana Produktivitas

Agar Bisa Memberikan Kontribusi yang lebih besar
 
 Seorang Wirausaha

•Menggeluti usaha tidak sekedar ala kadarnya, akan tetapi dengan keberanian, kegigihan sehingga usahanya tumbuh
•Bersahabat dengan ketidakpastian
•Menjalankan usaha yang RIIL, bukan spekulatif

1. Usaha Yang Sesungguhnya

•Didasarkan motif untuk melayani dan memperoleh kemandirian
•Dengan ketulusan, kerjakeras dan inovasi
•Bukan jalan pintas, cara cepat menjadi kaya
•Membangun secara bertahap
•Menjaga nama baik, membangun reputasi
•Bukan sekedar passive income, tetapi riil
•Pendidikan, persahabatan, spiritualitas sangat penting.

2. Usaha Spekulatif

•Didasarkan motif ingin cepat kaya
•Mengedepankan cara-cara instant
•Mendewa-dewakan “passive income”
•Tidak peduli kerugian pihak lain, yang penting, “saya untung”
•Pendidikan dan kehidupan spiritual tidak dianggap penting

Contoh-Contoh Usaha Spekulatif



Illusionary Wealth  Vs.  Intrinsic Wealth


 Kata Kuncinya

Tumbuh,..
Ingatlah tujuan hidup kita bukanlah menjadi kaya,.. Melainkan tumbuh. Untuk tumbuh, Anda  
harus percaya, mau, mampu, dan dipelihara,..
Kaya adalah akibat,..
Bukan tujuan,..
Kaya yang bermartabat, bukan sekedar kaya,..
Yaitu: Kaya melalui proses kemandirian (kewirausahaan)

Bersahabat Dengan Ketidakpastian

Karyawan  Menolak ketidakpastian, butuh rasa aman dan nyaman
Wirausaha  Bersahabat dengan uncertainties
(kalau tidak bekerja keras, berani menghadapi risiko rugi, tidak bisa memberi makan  
keluarga dan karyawan)

 Entrepreneurial Mindset
•Action Oriented
•Berpikir Simpel
•Selalu Mencari Peluang Baru
•Mengejar Peluang dengan Disiplin Tinggi
•Hanya mengambil Peluang Terbaik
•Fokus pada Eksekusi
•Memfokuskan Energi setiap orang dalam bisnis
 
Success = f (choice)

Pilihan Entrepreneurship  

•Karyawan: Bekerja pada orang lain, professional executive (decision maker)
•Intrapreneur: Karyawan dengan jiwa kewirausahaan (inovatif dan tajam dalam melihat  
peluang). Yang dicari adalah kemerdekaan dan akses terhadap resources
•Entrepreneur: Memiliki usaha yang dikembangkan sendiri, pengambil resiko
•Social entrepreneur: Pelaku kegiatan sosial berwatak entrepreneur
•Eco-Preneur: Wirausaha dalam bidang lingkungan hidup

Tips Praktis

•Modal utama berwirausaha bukanlah uang, melainkan keyakinan untuk tumbuh dan menang
•Bersahabatlah dengan ketidakpastian
•Buka pikiran Anda, pelajari hal-hal baru
•Be ready, persiapkan diri Anda dengan baik
•Bangunlah network selagi muda, dan jagalah kepercayaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar