Search

Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label HUKUM PERDATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HUKUM PERDATA. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Februari 2013

BADAN HUKUM


         Badan hukum: suatu badan yang diakui sebagai pendukung hak dan kewajiban seperti halnya manusia
         Subjek hukum tidak berjiwa – tidak mungkin berkecimpung dilapangan keluarga
         Kedudukan badan hukum sebagai Subjek Hukum itu bukan sesuatu yang kodrati (bawaan alam) tetapi adanya itu karena permberian oleh hukum
         Untuk badan hukum digunakan istilah “tempat kediaman hukum” secara yuridis tempat tinggal kedudukan suatu badan hukum ialah tempat dimana pengurusnya menetap

Teori Badan Hukum
1.      Teori Fictie dari Freidrich Carl von Savigny
sesuatu yang sesungguhnya tidak ada
2.      Teori Harta kekayaan Bertujuan
Kekayaan yang terikat pada tujuan tertentu
3.      Teori Organ dari Otto van Gierke
Organ seperti halnya manusia yang menjelma dalam pergaulan hukum
4.      Teori Kekayaan Bersama dari Planiol dan Mollengraff
Hak dan kewajiban juga para anggotanya
5.      Teori kenyataan yuridis dari Mejers
Terbatas pada bidang hukum saja

·         Badan hukum dapat atas 2 jenis:
1.      Badan hukum publik, misalnya Negara RI, DT I, DT II Kotamadya, Bank-bank Negara
2.      Badan Hukum privat, misalnya PT, Koperasi, Yayasan, dsb.

·         Kriteria:
v  Berdasarkan terjadinya
v  Berdasarkan lapangan kerjanya
ü  Yang bertindak mewakili Badan Hukum – organ melalui pengurus, direksi
ü  Yang bertanggung jawab bukan badan hukum, tetapi pribadi organ
ü  Syarat dari Badan Hukum :
1.      Adanya kekayaan yang terpisah
2.      Mempunyai tujuan tertentu
3.      Mempunyai kepentingan sendiri
4.      Adanya organisasi yang teratur
ü  Kewenangan memberikan status badan hukum adalah Menteri Kehakiman – Pengajuannya melalui Ketua Pengadilan Negeri

Pembagian Badan Hukum
Pasal 1653 KUHPerdata: Badan Hukum dibedakan menjadi:
ü  Badan hukum yang didirikan oleh pemerintah/ kekuasaan umum, misalnya Provinsi, Kotamadya, bank-bank pemerintah, dan sebagainya
ü  Badan hukum yang diakui oleh pemerintah/kekuasaan umum, misalnya: perseroan, gereja, organisasi- organisasi agama dan sebagainya
ü  Badan hukum yang didirikan untuk maksud tertentu yang tidak bertentangandengan undang-undang

Badan hukum dilihat dari segi wujudnya :
1.      Kooperasi (corporatie)
Hak dan kewajiban yang terpisah, misalnya PT, perkumpulan, asuransi, perkapalan, koperasi, dan sebagainya
2.      Yayasan
Kekayaan yang tersendiri untuk tujuan tertentu – tidak ada anggota melainkan pengurusnya

BEZIT (KEDUDUKAN BERKUASA)



• Bezit : suatu keadaan dimana seseorang menguasai dan menikmati sesuatu benda seakan-akan benda itu adalah miliknya. (pasal 529)
• Pitlo: bayangan suatu hak
• Bezit, bezitter, bezitter eigenaar, detentor (detensi) houder

SYARAT-SYARAT DAN FUNGSI BEZIT
Syarat adanya bezit
• Corpus
– Ada hubungan antara orang yang bersangkutan dengan bendanya
• Animus
– Hubungan tersebut dikehendaki – kehendak sempurna

Fungsi bezit:
• Fungsi polisionil
– Mendapat perlindungan hukum sampai dapat dibuktikan
– Hukum memperhatian keadaan kenyataan tanpa mempersoalkan hak milik atas benda tsb sebenarnya ada pada siapa
– Melindungi dari eigenrichting
• Fungsi zakenrechtelijk
– Yang tadinya bezit berubah menjadi hak milik
– Fungsi ini tidak ada pada setiap bezit

Pembedaan bezit:
• Burgelijk bezit, disingkat Bezit
– Bezitter berkehendak untuk mempunyai barang itu - biasanya ada pada pemilik
• Detentie – detentor - houder
– Seseorang menguasai benda berdasarkan hubungan hukum tertentu
• Bezitter eigenaar - penguasaan nyata dan memang dia pemiliknya

Bezit yang jujur dan tidak:
Bezit te goeder trouw (beritikad baik)
– Bezitter memperoleh benda tsb dengan salah satu cara memperoleh hak milik (Pasal 531)
Bezit te kwader trouw (beritikad buruk)
– Bezitter mengetahui bahwa benda yang ada padanya bukan miliknya (Pasal 532)
• Ada perbedaan dalam perlindungan yang diberikan oleh undang-undang







Perbedaan Perlindungan Hukum
 • Hak mendapat buah dari bendanya
• Bezitter mendapat penggantian ongkos-ongkos yang sudah dikeluarkan untuk benda yang bersangkutan.*
• Kemungkinan bahwa bezitter akhirnya menjadi pemilik dengan jalan verjaring
• Pasal 534: bezit dianggap selalu te goeder trouw (wajib membuktikan)
• Azas: kejujuran dianggap selalu ada pada setiap orang, sedangkan ketidakjujuran itu harus dibuktikan

Cara memperoleh bezit:
• Pasal 538:
– Bezit atas ssatu benda diperoleh dengan tindakan berupa menempatkan sesuatu benda didalam kekuasaannya dengan maksud untuk tetap mempertahankan bagi diri sendiri
Pada asasnya dapat diperoleh dengan 2 cara:
• Occupatio – originair
– Tanpa bantuan orang yang membezit lebih dahulu
• Traditio (penyerahan bendanya) – derivatif
– Diperoleh dari bezitter lama ketangan bezitter baru
• Hak menurut bezit: bezitsactie – bila ada gangguan-gangguan terhadap bezit – pasal 565 dan 558. gugatan harus diajukan dalam tenggang waktu 1 tahun

Bezit Atas Benda Bergerak
• Berlaku asas hukum yang tercantum dalam Pasal 1977 ayat 1: “….. bezit berlaku sebagai titel sempurna”
• Tujuan dari pasal 1977: melindungi perniagaan yang jujur dan bezitter yang beritikad baik saja yang perlu mendapat perlindungan hukum
• Pasal 1977 ayat 2: bila terjadi pencurian dan hilangnya barang maka pihak ketiga tidak dilindungi. Pemilik yang sebenarnya dalam tempo 3 tahun berhak menuntut kembali hak miliknya di tangan siapapun benda itu berada

Penafsiran Pasal 1977 Ayat 1
• Eigendomstheorie – Meijers, Diephuis
– Pada benda bergerak, berlaku bezit sebagai alas hak yang sempurna
– Bezit sama dengan hak milik
– Bezit – harus beritikad baik
– Mengabaikan pasal 584 – asal bezitnya beritikad baik

• Legitimatie Theorie – Scholten
– Bezit bukan hak milik. Bezitter beritikad baik dilindungi. Bezitter – tidak sama dengan eigenaar.
– Mengabaikan salah satu syarat penyerahan, tidak perlu berasal dari orang yang wenang menguasai bendanya, tapi tetap harus ada titel yang sah



LEGITIMATIE THEORI
– Mengesahkan bezitter sebagai eigenaar. Bezitter diperkirakan sebagai eigenaar

Intervensi bezit
• Adanya perubahan kehendak dari orang yang ketempatan barang
• Bantuan pihak lain
• Pasal 536: pertukaran bezit tidak terjadi tanpa turut sertanya pihak lain

Cara-cara kehilangan bezit:
• Binasanya benda
• Hilangnya benda
• Orang membuang benda tersebut
• Orang lain memperoleh bezit dengan cara traditio atau occupatio


HAK MILIK


Pasal 570 KUHPerdata
• Hak untuk menikmati suatu benda …….asal tidak bertentangan dengan UU atau peraturan Pemerintah dan asal tidak mengganggu hak orang lain, ………kemungkinan adanya pencabutan hak sepenuhnya……..dst.
• Merupakan hak kebendaan yang paling utama dibandingkan dengan hak kebendaan lainnya.
• Menikmati sepenuhnya
• Menguasai sebebas-bebasnya “droit inviolable et sacre” yang tidak dapat diganggu gugat

PEMBATASAN HAK MILIK DILUAR PASAL 570 KUHPerdata
• Hukum Tatausaha
• Hukum tetangga
• Penyalah gunaan hak (abus de droit, misbruik van recht):
ü  Menggunakan haknya sedemikian rupa sehingga menimbulkan kerugian terhadap hak-hak orang lain.
Contoh klasik:
1.      Schoorsteen Arrest di perancis, 2 Mei 1855, putusan mahkamah Colmar
2.      Keputusan HR Belanda, 2 April 1937, perkara watertoren, terjadi di Mokerheide
3.      Pendapat Yang Lazim
ü  Perbuatan itu (penggunaan hak milik itu) harus tidak masuk akal
ü  Perbuatan itu dilakukan dengan maksud merugikan orang lain
• Pendapat Pitlo
ü  Sekalipun perbuatannya masuk akal dan sekalipun tidak bermaksud merugikan orang lain tetapi jika manfaat yang diperoleh orang yang berbuat (yang menggunakan hak milik) itu tidak seimbang dengan kerugian yang diderita orang lain (akibat penggunaan hak milik itu), namanya penyalahgunaan hak

PASAL 571 KUHPerdata
• Hak milik mengenai tanah meliputi pula segala sesuatu yang berada diatas dan didalam tanah.
Mengandung asas asesi:
ü  Benda yang dianggap sebagai benda turutan menjadi satu dengan benda pokok dan pemilik dari benda pokok menjadi pemilik dari benda turutannya

• Asesi:
1. asesi vertikal
2. asesi horizontal
• Hukum adat: asas pemisahan horizontal (horizontale scheiding)

CIRI-CIRI HAK MILIK
• Hak milik merupakan hak induk terhadap hak-hak kebendaan yang lain
• Ditinjau dari kuatitasnya merupakan hak yang selengkap-lengkapnya
• Hak milik tetap sifatnya
• Hak milik itu mengandung inti dari semua hak kebendaan lainnya_Sifat elastis dari hak milik
• Gugat (actie) atas hak milik:
1.      Revindicatie : Pasal 574 KUHPerdata
2.      Revindicator beslag : Pasal 226 HIR

CARA MEMPEROLEH HAK MILIK MENURUT PASAL 584 KUHPerdata
• Pendakuan/pemilikan (toeeigening, occupate)
ü  Setelah berlakunya UUPA, khusus terhadap tanah tidak lagi dikenal asasasesi, pendakuan, daluwarsa,
ü  Toeeigening : cara memperoleh hak milik secara originar
ü  Benda yang tidak ada pemiliknya : res mullius (pasal 585, 586 KHUPerdata)
• Pelekatan (natrekking, accessie)
ü  Natrekking : pasal 588 - 605 KUHPerdata
ü  Memperoleh benda karena benda itu mengikuti benda lain
• Daluwarsa (verjaring)
ü  Daluwarsa : pasal 610 diatur lebih lanjut dalam Buku IV
ü  KUHPerdata :
1.      acquisiteve verjaring
2.      extinctieve verjaring
ü  Tidak semua benda dapat diperoleh secara daluwarsa :
• Pewarisan (erfopvolging)
ü  Pewarisan : menerima hak milik secara titel umum
• Penyerahan (levering)


Penyerahan (levering):
         Penyerahan suatu benda oleh pemilik atau atas namanya kepada orang lain sehingga orang lain memperoleh hak milik atas benda itu.
         Perancis tidak mengenal lembaga “levering”. Hak milik sudah berpindah pada saat ditutupnya perjanjian jual beli.
         Menurut BW dalam jual beli : merupakan perjanjian obligatoir. (Pasal 1459). Hak milik beralih dengan levering.
         Levering merupakan zakelijke overeenkomst atau perjanjian kebendaan. Penyerahan merupakan tindakan hukum (juridis) dalam arti transferring of ownership

• levering:
1. Feitelijke levering
2. Juridische levering
• Pasal 612 ayat 2 KUHPerdata : Dalam hal benda yang akan diserahkan telah berada di tangan orang yang akan menerimanya:
• 2 macam figur penyerahan:
1.      Traditio brevi manu
2.      Constitutum possesorium

BENDA BERGERAK YANG TIDAK BERWUJUD
• Surat piutang atas bawa (aan toonder) penyerahan nyata – pasal 613 ayat 3
• Piutang atas nama – pasal 613 ayat 1 penyerahan: cessie
• Piutang aan order – pasal 613 ayat 3 penyerahan dari surat disertai endosemen

SYARAT SYARAT PENYERAHAN
• Harus ada perjanjian zakelijk
• Harus ada tikel
• Harus dilakukan oleh orang yang berwenang menguasai benda
• Harus ada penyerahan nyata.
• Levering/penyerahan dalam BW menganut “sistem causal”(causal stesel):
• Titel yang sah yang menjadi dasar dilakukannya levering
• Levering tersebut dilakukan oleh orang yang berhak berbuat bebas. Hal tersebut sebagai pelaksanaan asas Nemo Plus.

• Kekecualian:
• Pasal 1977 KUHPerdata: Mengenai benda bergerak, siapa yang menguasai benda dianggap sebagai pemilik. (Bezit geldt als volkomen titel) Orang yang nampak keluar sebagai pemilik (bezitter) harus dipandang sebagai pemilik, dan barang siapa yang memperoleh barang darinya dilindungi oleh hukum.

Ajaran “Penghalusan Hukum” dari Paul Scholten, harus ada 2 syarat:
1. Hanya berlaku untuk transaksi perdagangan
2. Pihak yang menerima barang tersebut harus ada ber “itikad baik”

CARA MEMPEROLEH HAK MILIK DILUAR PASAL 584 KUHPerdata:
• Penjadian
• Penarikan buahnya
• Percampuran harta
• Pencabutan hak
• Pembubaran dari suatu badan hukum, dst.

MENURUT SIFATNYA MEMPEROLEH HAK MILIK:
• Secara originair
ü  Secara asli, tidak berasal dari orang yg lebih dulu memiliki benda itu
• Secara derivatif/tratidio
ü  Memperolehnya dengan bantuan orang yang mendahuluinya
• Hak milik bersama (medeeigendom) – pasal 573
ü  Milik bersama yang bebas (vrije medeeigendom)
• Ada kehendak untuk bersama-sama menjadi pemilik sesuatu benda
ü  Milik bersama yang terikat (gebonden medeeigendom)
ü  Tidak dikehendaki

CARA-CARA HILANGNYA HAK MILIK:
• Karena orang lain memperoleh hak milik itu menurut salah satu cara untuk memperoleh hak milik
• Karena musnahnya benda yang dimiliki
• Karena pemilik melepaskan hak miliknya